PERBEDAAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK OBESITAS DAN TIDAK OBESITAS DI SEKOLAH AL-ISLAH KOTA GORONTALO

Fitri Yani Arbie, Rahma Labatjo, Novian Swasono Hadi

Abstract


ABSTRACT

Background: Obesity at children may impact health negatively for instance coronary heart disease and hypertension. Number of obesity suffering at children keeps increasing as change of eating pattern and life style. Less physical activity can influence weight. Data of Riskesdas in 2010 shows that prevalence of obesity at babies in Gorontalo Province is 7,8%. Objective: it aims to investigate risk factor of physical activity on obesity at children of TK Al-Islah of Gorontalo City in 2017. Research Methodology: research design applies case control. Research samples are 50 children of pre-school. The research samples are divided into 25 children with normal nutritional status and 25 children with obesity nutritional status. Nutritional status is determined by calculation of z-score of IMT/U. Variable of physical activity is determined based on calculation of questionnaire result that is adapted from Baecke’s research. The research is conducted in TK Al-Islah, Kota Tengah, Gorontalo City. It is conducted from July to August 2017. Research finding: Physical activity at students of TK Al-Ishlah, Gorontalo City, physical activity category is good for 56,0%, less good physical activity is 44,0%. Good physical activity and not obesity is 80,0% while good physical activity and obesity is 32,0%. Less good physical activity and not obesity is 20,0% while less good physical activity and obesity is 68,0%. There is correlation of physical activity with students’ nutritional status (IMT/U) at TK Al-Islah in 2017.

Keywords: physical activity, obesity, school-aged children

ABSTRAK

Latar Belakang: Obesitas pada anak dapat berdampak negative bagi kesehatan. Contohnya penyakit jantung koroner dan hipertensi. Jumlah penderita obesitas pada anak semakin meningkat seiring perubahan pola makan dan gaya hidup. Gaya hidup yang kurang aktivitas fisik dapat mempengaruhi berat badan. Data dari Riskesdas 2010 menyatakan bahwa prevalensi obesitas pada balita di provinsi Gorontalo mencapai 7,8%. Tujuan: Diketahuinya faktor risiko aktivitas fisik terhadap obesitas pada anak di TK Al-Islah Kota Gorontalo tahun 2017. Metodologi Penelitian: Desain penelitian menggunakan case control. Sebanyak 50 anak pra sekolah dijadikan sampel penelitian. Sampel penelitian dibagi menjadi 25 anak dengan status gizi normal dan 25 anak berstatus gizi obesitas. Status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan z-score IMT/U. Variabel aktivitas fisik ditentukan berdasarkan perhitungan dari hasil kuesioner yang diadaptasi dari penelitian Baecke. Penelitian bertempat di TK Al Islah Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian dilakukan selama bulan Juli sampai dengan Agustus 2017. Hasil Penelitian: Aktivitas fisik pada siswa TK Al-Islah Kota Gorontalo, kategori aktivitas fisik baik 56,0% kategori aktivitas fisik kurang baik 44,0%. Aktivitas fisik baik dan tidak obesitas 80,0% aktivitas fisik baik dan obesitas 32,0%. Aktivitas fisik kurang baik dan tidak obesitas 20,0% dan aktivitas fisik kurang baik dan obesitas 68,0%. Ada hubungan aktivitas fisik dengan status gizi (IMT/U) siswa di TK Al-Islah tahun 2017.

Kata Kunci: aktivitas fisik, obesitas, anak sekolah

Keywords


aktivitas fisik; obesitas; anak sekolah

Full Text:

PDF

References


Arisman, 2008, Obesitas, Diabetes Melitus, & Dislipidemia, Buku Kedekteran, Jakarta.

Baecke, JHA., Burema, J., Frijters, ER. 1982. Short questionnaire for the measurement or habitual physical activity in epidemiological studies, The American Journal of Clinical Nutrition, Diakses 17 Januari .

Barasi Mary, 2009, Ilmu Gizi, Erlangga, Jakarta.

Davies PSW, Gregory J, White A. Physical activity and body fatness in preschool children [Internet] ; 1995; 19: 6±10.

Depkes (2010), Waspadai obesitas pada anak, http://www.promkes.depkes.go.id/indeks.php/topik-kesehatan/60-waspadai-obesitas-pada-anak.

Gibney M.J,Margaret B.M, Kearney J.M, Arab L.2009, Gizi Kesehatan Masyarakat, Buku Kedokteran, Jakarta.

Hariyadi dkk, 2005, Hubungan Obesitas Dengan Beberapa Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Di Laboratorium Klinik Prodia Makassar, Makassar. http://arali2008.files.wordpress.com/2008/09/obesitas-dan-jantung-koroner.pdf.

Hastono dan Sabri, 2006, STATISTIKA KESEHATAN, Jakarta.

H.R.Hasdianah,. 2012, Mengenal Diabetes Melitus pada Orang Dewasa dan Anak-anak dengan solusi Herbal, Buku Nuha Medika, Yogyakarta.

HoffmanD. J, Sawaya A. L, Verresch. Li, Tucker. T, and Roberts S. B, 2000 Why are nutritionally stunted children at increased risk of obesity? Studies of metabolic rate and fat oxidation in shantytown children from São Paulo, Brazil. American Society for Clinical Nutrition;72:702–7.

Kementerian Kesehatan RI.2011, Strategi Nasional Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan Aktivitas Fisik, Katalog dalam TerbitanKementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Kohl H, Hobbs K. Development of physical activity behaviors among children and adolescents. Pediatrics; 1998; 101:54-59.

Lingga Lanny, 2011, Gampang dan Pasti Langsing, PT AgroMedia Pustaka, Jakarta.

Rahmawati (2009), Aktivitas fisik dengan status gizi di FKM Universitas Indonesia, http://aktivitas-fisik-status-gizi.lontar.ui.ac.id. Jakarta.

Pramita Ariawati Putri (2013), Perbedaan Asupan Energi, Lemak, Serat dan aktivitas fisik pada anak obesitas dan non obesitas. http://undip.ac.id/42736/1/594-PARAMITA-ARIAWATI PUTRI.pdf.

Suandana I. N, dan Sidiartha I. G, 2015, Hubungan aktivitas fisik dengan Obesitas pada anak sekolah dasar. Fakultas kedokteran. Universitas Udayana

Pramita Ariawati Putri (2013), Perbedaan Asupan Energi, Lemak, Serat dan aktivitas fisik pada anak obesitas dan non obesitas. http://undip.ac.id/42736/1/594-PARAMITA-ARIAWATI PUTRI.pdf.

Sarifuddin dkk, 2010, Pedoman Penulisan Usulan Penelitian dan Karya Tulis Ilmiah, Poltekkes Depkes Gorontalo.

Sari Dewi, 2013, Hubungan Asupan serat, Natrium Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Dengan Hipertensi Pada Anak Sekolah Dasar, Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc

Sastroasmoro Sudigdo dan Ismael Sofyan, 2011, Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis, Edisi ke-4. Penerbit Sagung Seto, Jakarta.

Sudiko dkk, 2010, Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Orang Dewasa di Indonesi, Bogor Dapartemen Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, www.persagi.org/document/makalah/63_makalah.pdf

World Health Organization. The First Action Plan for Food and Nutrition Policy [Internet]; 2003. [Cited 2003 January 18]

WHO 2013, Data Dunia Obesitas, http://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=70742

Yatim Faisal, 2005, 30 Ganguan Kesehatan pada Anak Usia Sekolah, Buku Obor, Jakarta.

Zamzani M., Hadi H, Astiti D, 2016. Aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar. JURNAL GIZI DAN DIETETIK INDONESIA. Vol. 4, No. 3, September 2016: 123-128




Copyright (c) 2018 JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed In :

googlelIPIlIPI lIPIlIPI

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.