UJI TINGKAT KESUKAAN YOGHURT JAGUNG MANIS DENGAN PENAMBAHAN BUAH NAGA

Yade Kurnia Yasin, Sitti Aisah Liputo, Nirmala H. Dukalang

Abstract


ABSTRACT

Yogurt is a food product of fermented milk in the form of a thick liquid until semi-solid with a specific sour taste. Yoghurt in the market today is yoghurt generally made of animal milk. Along with the development of food technology, vegetable milk is introduced as an alternative ingredient of yoghurt whose nutritional value is as great as animal milk. This study aims to determine the acceptance of sweet corn yoghurt favoured by dragon fruit with three treatments namely Y1 Y2 and Y3, including colour, aroma, texture and taste. The research method is experimental research with three treatments that are Y1, Y2, and Y3 by using organoleptic test. The results showed that the average panelist prefer Y3 with the addition of dragon fruit 25%, compared with yoghurt Y1 ie without the dragon fruit and Y2 with the addition of dragon fruit 15%. The conclusion of this research is the favourite level of sweet corn yogurt with the addition of dragon fruit has an average score between 2.84 and 3.28. Where the highest level of satisfaction is Y3 with the addition of 25% dragon fruit.

Keyword :yogurt, favourite level

ABSTRAK

Yoghurt merupakan produk makanan hasil fermentasi susu yang berupa cairan kental hingga semi padat dengan cita rasa asam yang spesifik. Yoghurt yang beredar dipasaran saat ini adalah yoghurt yang umumnya terbuat dari susu hewani. Seiring dengan perkembangan teknologi pangan, susu nabati mulai diperkenalkan sebagai bahan alternatif pembuatan yoghurt yang nilai gizinya tidak kalah dibandingkan dengan yoghurt susu hewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji tingkat kesukaan yoghurt jagung manis dengan penambahan buah naga dengan tiga perlakuan yaitu Y1 Y2 dan Y3, meliputi warna, aroma, tekstur dan rasa. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan tiga perlakuan yaitu Y1, Y2, dan Y3 dengan menggunakan uji organoleptik tingkat kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panelis lebih menyukai perlakuan Y3 dengan penambahan buah naga 25%, dibandingkan dengan yoghurt perlakuan Y1 yaitu tanpa penambahan buah naga dan Y2 yaitu dengan penambahan buah naga 15%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tingkat kesukaan yoghurt jagung manis dengan penambahan buah naga memiliki nila rata-rata skor antara 2,84 – 3,28. Dimana tingkat kesukaan tertinggi terdapat pada perlakuan Y3 dengan penambahan 25% buah naga.

Kata Kunci: yoghurt, tingkat kesukaan

Keywords


yoghurt; tingkat kesukaan

Full Text:

PDF

References


Albanjar F. V. Dkk 2012 Evaluasi Kualitas Sensoris Muffin Berbahan Baku Pisang Goroho (Musa acuminate sp.), Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Unsrat.

Budiman. 2015. Sukses Bertanam Jagung Komoditas Pertania yang Menjanjikan. Pustaka Baru Pres: Yogyakarta

Budiman. 2015. Budidaya jagung organik. Pustaka baru: Yogyakarta.

Emil S. 2011. Untung Berlipat dari Bisnis Buah Naga Unggul. Lili Publiser: Yogyakarta

Fardiaz, S. 1996. Mikrobiologi Pangan I. Jakarta: PT Gramedia.

Gardjito m. dkk. 2013. Pangan Nusantara Karakteristik Dan Prospek Untuk Percepatan Diversifikasi Pangan. Kencana. Edisi 1: Jakarta

Hardjanti. 2008. Potensi Daun Ketut Sebagai Sumber Zat Pewarna Alami Dan Stabilitasnya Selama Pengeringan Bubuk Dengan Menggunakan Binder Maltodekstrin. Jurnal Penelitian Saintek. Vol 13 (1) : 2008 p 1-18

Lean. 2013. Ilmu Pangan Gizi dan Kesehatan. Pustaka Belajar. Yogyakarta

Legowo. 2005. Diverifikasi Produk Olahan dengan Bahan Baku Susu. Semarang. Fakultas Pertanian Universitas Diponegoro.

Legowo, dkk. 2009. Teknologi Pengolahan Susu. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Manab, A. 2008. Kajian Sifat Fisik Yogurt SelamaPenyimpanan pada Suhu 4oC. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. Vol 3 (1) : 2008 p 52-58.

Muchtadi. 2009. Prinsip Teknologi Pangan Sumber Protein. Alfabeta. Bandung

Niode, Mopangga. 2014. Penguatana Produksi dan Manajemen Usaha Stik Jagung Ikan Gorontalo. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis OIKOS – NOMOS . Vol 7 (3) : 2014: p 15

Nofrianti dkk. 2013. Pengaruh penambahan madu terhadap mutu yoghurt. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. Vol 2 (2) : 2013 : p 3

Oktaviani dkk. 2014. Kualitas dan Aktivitas Antioksidan Minuman Probiotik dengan Variasi Ekstrak Buah Naga Merah. Skripsi. Program studi Biologi. Fakultas Teknobiologi. Universitas Atma jaya Yogyakarta.

Purwaningsih, dkk, 2011, Karakteristik Organoleptik Bakasang Jeroan Cakalang (Katsuwonus Pelamis, Lin) Sebagai Pangan Tradisional Maluku Utara, Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Vol 1 (3) : 2011 : p 6

Rahayu. 2014. Budidaya Buah Naga Cepat Panen. Infra Hijau: Jakarta

Rampengan, V.J. Pontoh, D.T. Sambel., 1985. Dasar – Dasar Pengawasan Mutu Pangan. Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Bagian Timur, Makassar.

Rukmana. 2001. Yoghurt dan Caramel Susu. Kanisius: Yogyakarta : p 12

Sayuti dkk. 2013. Efektivitas penambahan ekstrak ubi jalar unggu dan susu skim terhadap kadar asam laktat dan ph yoghurt jagung manis dengan inokulm lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium sp. Jurnal Biogenesis, Vol. 9 (2) : 2013 : p 1

Satiarini, 2006, Kajian Produksi dan Profitabilitas Pembuatan Susu Jagung, Fakultas Teknologi Pertanian Institusi Pertanian Bogor.

Setianto. 2014. Nilai pH, Viskositas, dan Tekstur Yoghurt Drink dengan Penambahan Ekstrak Salak Pondoh (Salacca zalacca). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. Vol 3 (3) : 2014 : p 112

Setianty .2011. Pembuatan Minuman Probiotik Jagung Manis. Jurnal Farmasi Galenika. Vol 3 (1) : 2006 : p 4

Satiarini, 2006, Kajian Produksi dan Profitabilitas Pembuatan Susu Jagung, Fakultas Teknologi Pertanian Institusi Pertanian Bogor.

Wahyuni, 2012. Pemanfaatan Buah Naga Super Merah (Hylocereuscostaricensis) dalam Pembuatan Jenang dengan Perlakuan Penambahan Daging Buah Naga Yang Berbeda. Jurnal Teknologi Pangan. Vol 4 (3) : 2012 p 28

Wagiyono. 2003. Menguji kesukaan secara organoleptik. Departemen Pendidikan Nasional

Winarno, F. G., 2002. Pangan, Gizi, Teknologi dan Konsumen. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Winarsi. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Kanisius. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.52365/jhn.v3i2.130

Article Metrics

Abstract view : 390 times
PDF - 867 times

Copyright (c) 2017 JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed In :

googlelIPIlIPIlIPIlIPI

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.