GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI KONSULTASI GIZI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD dr. M.M DUNDA LIMBOTO

Indra Domili, Nur Ayu Ruhmayanti, Atok Saputra

Abstract


ABSTRACT

Diabetes Mellitus is a collection of symptoms that arise in a person caused by an increase in blood glucose levels due to absolute or relative insulin deficiency.In Gorontalo Province, the prevalence of Diabetes Mellitus is 0.5% and increased to 1.5% in 2013. This study aims to find out the image of fasting blood glucose of patients Type 2 Diabetes Mellitus who was given a nutritional counselling in dr. M.M Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo. This research method includes the quasi-experiment type using Time Series Design approach that is group used for research cannot be chosen at random. Sample are 10 patients. Measured fasting blood glucose levels before and after nutrition counselling. The results of the study found that changes in fasting blood glucose levels in groups given nutritional counselling and who were not decreased from previous examination results. Fasting blood glucose level tends to decrease in group who received nutritional counselling. Conclusion: nutritional counselling has significant impact on lowering the fasting blood glucose level.

Keywords: diabetes mellitus, nutrition counselling, fasting blood glucose level



ABSTRAK

Diabetes Melitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif, di Provinsi Gorontalo prevalensi Diabetes Melitus adalah sebesar 0,5% dan meningkat menjadi 1,5% pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarankadar glukosa darah puasa pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang diberi konsultasi gizi di RSUD dr. M.M Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini termasuk jenis quasi eksperimen dengan menggunakan pendekatan Time Series Design yaitu kelompok yang digunakan untuk penelitian tidak dapat dipilih secara random.Sampel sebanyak 10 pasien. Dilakukan pengukuran kadar glukosa darah puasa sebelum dan sesudah konsultasi gizi. Hasil penelitian diperoleh bahwa perubahan kadar glukosa darah puasa pada kelompok yang diberi konsultasi gizi dan yang tidak diberi konsultasi gizi menurun dari hasil pemeriksaan sebelumnya. Pada kelompok yang diberi konsultasi gizi lebih besar penurunan kadar glukosa darah puasa disbanding dengan kelompok yang tidak mendapatkan konsultasi gizi. Kesimpulan penelitian ini penurunan kadar glukosa darah puasa pada kelompok yang diberi konsultasi gizi lebih besar daripada kelompok yang tidak diberi konsultasi gizi.

Kata Kunci: diabetes mellitus, konsultasi gizi, kadar glukosa darah puasa

Keywords


diabetes mellitus; konsultasi gizi; kadar glukosa darah puasa

Full Text:

PDF

References


ADA, 2014, Diagnosing Diabetes and Learning About Prediabetes, American.

Adam. P, 2007, Diet Sehat Diabetes, PT. Delapratasa, Jakarta.

Almatsier. S, 2004, Penuntun Diet, Buku kedokteran, EGC, Jakarta.

Chandra. B, 2013, Metodologi Penelitian Kesehatan, Penerbit buku kedokteran, EGC, Jakarta.

Cornelia, 2011, Penuntun Konseling Gizi, PT. Abadi, Jakarta.

Devi. A, 2008, Penatalaksanaan Diet Diabetes Mellitus, Jakarta. http://lp2m.unpkediri.ac.id/jurnal/pages/efektor/Nomor25/Hal%2015-19.%20Norma%20Risnasari.pdf, Diakses 29 Juni 2016.

Hartono, 2006, Terapi Gizi Diet dan Rumah Sakit, Penerbit buku kedokteran, EGC, Jakarta.

Riskesdas, 2007, Laporan Riset Kesehatan Dasar 2007, Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

, 2013, Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013, Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kemenkes RI, 2012, Strategi Nasional Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan Aktivitas Fisik, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

, 2012, Penyakit Tidak Menular, Jakarta.

Krisnatuti. D dkk, 2009, Diabetes Melitus, Penebar Swadaya, Jakarta.

Misnadiarly, 2006, Diabetes Melitus, Pustaka Populer Obor, Jakarta.

Niven. N, 2002, Psikologi Kesehatan Pengantar untuk Perawat dan Profesional Kesehatan lain, EGC, Jakarta.

Notoatmodjo. S, 2005, Promosi Kesehatan Teori dan aplikasi, PT Rineka Cipta, Jakarta.

Nursalam, 2012. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, Salemba Medika, Jakarta.

Purba, C.I, 2008, Pengalaman Ketidakpatuhan Pasien Terhadap Penatalaksanaan Diabetes Millitus (Studi Fenomenologi dalam konteks asuhan keperawatan di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta), Jakarta. http://lp2m.unpkediri.ac.id/jurnal/pages/efektor/Nomor25/Hal%2015-19.%20Norma%20Risnasari.pdf, Diakses 29 Juni 2016.

Riduan, 2011, Belajar Mudah Penelitian,Alfabeta, Bandung.

Sarifuddin dkk, 2012, Pedoman Penulisan Usulan Penelitian, Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo, Gorontalo.

Soeharto. I, 2004, Serangan Jantung dan Stroke, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Supariasa. I, 2014, Pendidikan dan Konsultasi Gizi, Penerbit Buku Kedokteran, EGC, Jakarta.

Waspadji. S dkk, 2004, Pedoman Diet Diabetes Melitus, FKUI, Jakarta.

Waspadji. S, 2005, Diabetes Melitus: Mekanisme Dasar dan Pengelolaannya yang Rasional, FK UI, Jakarta. http://journals.ums.ac.id/index.php/biomedika/article/download/272/236.pdf, Diakses 29 Juni 2016.

Wahyuningsih, 2013, Penatalaksanaan Diet Pada Pasien, Graha ilmu, Yogyakarta.




Copyright (c) 2017 JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed In :

googlelIPIlIPI lIPIlIPI

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.