PEMBERIAN SPORT DRINK “MABEL” FORMULA MADU DAN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP TEKANAN DARAH, SpO2, DAN VO2Maks ATLET SEPAK BOLA
Abstract
Sepak bola merupakan olahraga dengan intensitas aktifitas fisik tinggi yang mengombinasikan kekuatan, daya tahan, dan kecepatan sehingga memicu pengeluaran keringat yang berlebih dan berisiko mengalami dehidrasi yang dapat menurunkan performa atlet. Perlu adanya pengaturan asupan cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi dengan pemberian minuman berbahan alami yang memiliki kandungan karbohidrat dan elektrolit. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh sport drink Mabel (madu dan sari belimbing wuluh) terhadap tekanan darah, saturasi oksigen, dan volume oksigen maksimal atlet sepak bola dibandingkan dengan isotonik komersial dan air putih. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan pretest-posttest by subject design. Subjek penelitian adalah SSB KKK dengan rentang usia 14-16 tahun berjumlah 14 orang. Diberikan intervensi berupa sport drink Mabel, isotonik komersial, dan air putih sebanyak 250 ml dengan pemberlakuan washout selama 6 hari diantara intervensi yang diberikan. Pengukuran VO2Maks dilakukan dengan metode tes balke. Pengukuran tekanan darah dan saturasi oksigen dilakukan 15 menit setelah pengukuran VO2Maks. Analisis data menggunakan uji Paired sampel t-test dan Anova dilanjutkan dengan uji post hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan intervensi berupa sport drink Mabel berdasarkan hasil uji t berpasangan menunjukkan terdapat perbedaan tekanan darah sistolik (p=0,016) dan diastolik (p=0,008), saturasi oksigen (p=0,035), dan VO2Maks (p=0,000). Hasil uji post hoc LSD pada variabel VO2Maks terdapat perbedaan bermakna intervensi sport drink Mabel dibandingkan air putih (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah intervensi yang diberikan tidak terdapat perbedaan efektivitasnya terhadap tekanan darah dan saturasi oksigen. Intervensi sport drink Mabel dan minuman isotonik komersial dapat meningkatkan VO2Maks atlet sepak bola.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggraini AD. 2013. Pengaruh Konsumsi Minuman Madu Terhadap Kadar Glukosa Darah Atlet Sepak Bola Remaja Selama Simulasi Pertandingan. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.
Asprilia A. 2017. Pengaruh Pemberian Sari Buah Belimbing (Avverhoa bilimbi) terhadap tekanan Darah Sistolik Remaja. Joutnal of Nutrition Collage. 5(3): 130-137.
Baghurst K. 2003. The health benefits of citrus fruits. Holtivultural Australia: CSIRO Health Science & Nutrition. Australia.
Ciptadi ZD. 2013. Status Kebugaran Jasmani dan Keterampilan Bermain Sepakbola Siswa SSB Gama Usia 13-14 tahun. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.
Dieny FF dan Putriana D. 2015. Status hidrasi sebelum dan sesudah latihan atlet sepak bola remaja. Jurnal Gizi Indonesia. 3(2): 86–93.
Dieny FF, Fitranti DY, Pangunggal B, Safitri I. 2017. Pengaruh pemberian sari umbi bit (beta vulgaris) terhadap kadar hemoglobin dan performa atket sepak bola. Jurnal Gizi Indonesia. 5(2): 119-126.
Hornsby J. 2011. The effect of Carbohydrate-Electrolyte Sport Drink on Performance and Physiological Function During an 8km Cycle Time Trial. The Plymouth Student Scientist. 4(2): 30-49.
Imammudin WP. 2016. Hubungan Antara Asupan Kalium Dengan Tekanan Darah Pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Ngudi Waras di Desa Bulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Irawan MA. 2007. Nutrisi, Energi, & Performa Olahraga, Polton Sport Science & Performance Lab.
Koswara S. 2009. Minuman isotonik. Ebookpangan.
Legowo GR. 2020. Pengaruh Asupan Minuman isotonik Terhadap VO2Maks Dalam Sepak Bola di SSB SSS Semarang Usia 15 Tahun. Skripsi. Universitass Negeri Semarang. Semarang.
Manangsang G, Rumampuk JF, Moningka MEW. 2015. Perbandingan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Olahraga Angkat Berat. 96-102.
Putriana D. 2014. Konsumsi Cairan Periode Latihan dan Status hidrasi Setelah Latihan Pada Atlet Sepak Bola Remaja.
Purnomo AA. 2016. Perbedaan Pemberian Air Mineral dan Minuman Berisotonik Sebelum Aktivitas Fisik Aerobik Terhadap Denyut Nadi Pemulihan. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Rismayanthi C. 2012. Persepsi Atlet Terhadap Macam, Fungsi Cairan, dan Kadar Hidrasi Tubuh di Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta. Medikora. 15(1).
Rezky AN et al. 2019. Effect of 30 Minutes Walking on Blood Pressure of Elderly in Paccerakkang District of Makassar. Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal). 3(2): 35-36.
Sarfriyanda J, Karim D, Dewi AP. 2015. Hubungan Antara Kualitas Tidur dan Kuantitas Tidur dengan Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan. 2(2): 1178-1185.
Shalesh FJ, Hasan U, Jaaz AP. 2014. The effect of sport drink on some functional variabels. International Journal of Advanced Research. 2(2): 868-875.
Simanjuntak RH, Engka JNA, Marunduh SR. 2016. Pengaruh Latihan Fisik Akut Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pemain Basket Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat. Jurnal e-Biomedik. 4(1): 20 – 24.
Sukmaningtyas H, Pudjonarko D, Basjar E. 2004. Pengaruh Latihan Aerobik dan Anaerobik terhadap Sistem Kardiovaskuler dan Kecepatan Reaksi. Media Medika. 39(2).
Syafrizar dan Welis W. 2009. Gizi Olahraga “Ilmu Gizi:Teori & Aplikasi”.
Waritsu LO. 2019. Pengaruh Pemberian Madu dan Gula Merah Terhadap VO2Max Atlet Tenis Meja UKM Olahraga UNM. Skripsi. Universitas Negeri Makassar. Makassar.
Wulan M, Tirajoh E, Rumampuk JF. 2016. Pengaruh Minuman Berkadar Oksigen Tinggi Terhadap Saturasi Oksigen Pada Olahraga Lari. JKK (Jurnal Kedokteran Klinik). 1(1): 76–82.
DOI: http://dx.doi.org/10.52365/jhn.v9i1.609
Article Metrics
Abstract view : 2558 timesCopyright (c) 2023 JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Journal Indexes
Indexed In :
Journal Health and Nutritions is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

