ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING THE LOW COVERAGE OF K6 ANTENATAL VISITS AMONG PREGNANT WOMEN
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andersen, R. M. (1995). Revisiting the behavioral model and access to medical care: Does it matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10.
Andersen, R. M., & Davidson, P. L. (2018). Improving access to care in America: Individual and contextual indicators. In R. M. Andersen, T. H. Rice, & G. F. Kominski (Eds.), Changing the U.S. health care system (4th ed., pp. 3–31). Jossey-Bass.
Annisa, N. H., Idyawati, S., & Ulya, Y. (2025). Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan jumlah kunjungan antenatal care. Indonesian Journal of Midwifery, 12(3), 213–221.
Armaya R.. (2018). Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care dan faktor yang mempengaruhi. J Ilmu Kesehat Masyarakat Vol. 7 No. 01 pp. 43–50.
Azahra, M., Soekiswati, S., & Wijayanti. (2025). Peran Usia, Paritas, dan Pendidikan dalam Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4(2), 168–178
Bohren, M. A., et al. (2019). Mistreatment of women during childbirth in health facilities globally: A mixed-methods systematic review. The Lancet Global Health, 7(1), e20–e27.
Carter, E., et al. (2021). Educational attainment and maternal health-seeking behaviors in sub-Saharan Africa: A cross-sectional study. The Lancet Global Health, 9(4), e430-e438.
Dinas Kesehatan Kota Surabaya (2023). Profil Kesehatan Kota Surabaya Tahun 2022
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. www.dinkes.jatimprov.go.id
Fitriana, D., et al. (2019). The impact of traditional beliefs on antenatal care in rural Indonesia. BMC Pregnancy and Childbirth, 19(3), Article 120.
Fransiska, P., (2021). Hubungan pendidikan dan pengetahuan dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care pada ibu hamil di BPM Umi Kalsum Sungai Medang. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 10(2), 130–136.
Ghasyiyah, V., & Azizah, N. (2025). Relationship between maternal knowledge and antenatal care visits. KESANS: International Journal of Health and Science, 5(1), 1–9.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Haslin, S., Aritonang, J., Simanjuntak, N. M., & Andriani, R. (2025). Analisis determinan kunjungan antenatal keenam (ANC-6) pada ibu hamil: Studi di PMB Lidya. Jurnal Kebidanan (JUBIDA).
House, J. S., Umberson, D., & Landis, K. R. (2015). Structures and processes of social support. Annual Review of Sociology, 41, 1–22. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-071913-043514
Irianti, S. (2017). Determinan kunjungan K4 pada ibu hamil trimester III di Poli Kebidanan RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang. Faletehan Health Journal Vol. 4
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. pusdatin.kemenkes.go.id.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku kesehatan ibu dan anak. Kementerian Kesehatan RI.
Leiwakabessy A dan Azriani D. (2020). Hubungan umur, paritas dan frekuensi menyusui dengan produksi air susu ibu. J Midwifery Sci Women’s Heal Vol. 1 No. 1 pp. 27–33
Lestari, D., & Handayani, R. (2022). Determinan pemanfaatan antenatal care pada ibu hamil di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 97–105.
Lestari, D., & Handayani, S. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(2), 85–92.
Lestari, D., & Handayani, S. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 14(2), 101–109.
Lestari, D., Handayani, S., & Utami, R. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 85–92.
Marmot, M., & Wilkinson, R. G. (2016). Social determinants of health (2nd ed.). Oxford University Press.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (ed. revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Primadella, F., Hikmah, M., & Malik, R. (2025). Relationship between education level and antenatal care status. Sciena Journal, 1(2), 41–47.
Putri, A. R., & Wahyuni, S. (2022). Aksesibilitas pelayanan kesehatan dan kepatuhan kunjungan antenatal care. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 45–52.
Putri, A. R., Suryani, D., & Wahyuni, S. (2021). Dukungan suami dan kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(1), 45–52.
Putri, A. R., Yuliani, E., & Prasetyo, B. (2018). Determinan pemanfaatan pelayanan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(3), 211–219.
Rahman, A., Nugroho, H., & Puspitasari, D. (2021). Cultural beliefs and antenatal care utilization among pregnant women. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 1–8.
Rahmawati, N., Sulastri, & Dewi, M. (2020). Hubungan pekerjaan ibu dengan frekuensi kunjungan antenatal care. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 33–41.
Rahmawati, N., Susanti, E., & Pratiwi, D. (2023). Determinan kunjungan antenatal care sesuai standar pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 101–109.
Ramadhan, Fauziah. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III tentang Buku KIA dengan Kepatuhan Kunjungan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Baru Martapura. Naskah Publikasi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sari Mulia Banjarmasin
Rufaridah A. (2019). Pelaksanaan antenatal care (ANC) 14 T pada bidan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Vol. 13 No. 2 e-ISSN 2528-7613
Safmila, Y., Yetty, Sakdah, N., Husna, Antina, N. & Masyudi. (2024). Hubungan umur dan paritas dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Bawen. Serambi Saintia: Jurnal Sains dan Aplikasi, 12(1), 45–52.
Salsabila, Arroyani Lu’luil U. (2024). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang Buku KIA dengan Kunjungan K6 pada Ibu Hamil. SKRIPSI. Poktekkes Kemenkes Surabaya
Sari, Dwi S. M. dan Winarni, Dwi Agus. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi kunjungan K4 pada ibu hamil. JURNAL BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, Vol. 7 No. 2 e-ISSN 2622-075X
Sari, L. Liya. (2022) Affecting factors K4 visits for pregnant mothers in the work area of Pagar Gading community health center’. Journal of Midwifery, Vol. 10 No. 1, pp. 21–28
Sari, M., & Handayani, R. (2022). Keterlibatan suami dalam kehamilan dan kunjungan antenatal care. Jurnal Ilmu Kebidanan, 8(1), 23–31.
Sari, M., Fitriani, H., & Laili, N. (2021). Hubungan jarak fasilitas kesehatan dengan kunjungan antenatal care. Jurnal Ilmu Kebidanan, 7(1), 23–30.
Sari, P., Rahmaningtyas, I., & Laili, U. (2021). Faktor sosial ekonomi dan kepatuhan kunjungan antenatal care. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 67–75.
Sari, P., Rahmawati, E., & Dewi, N. (2019). Hubungan karakteristik ibu dengan kelengkapan kunjungan antenatal care. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 45–52.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitin Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sulastri, Hasanah N., Sari D. N., Herlina, Lina. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan Ante Natal Care (ANC) pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Tempuran Kabupaten Karawang Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, Vol. 6 No. 1 e-ISSN 2686-2034 p-ISSN 2614-5660
Sulastri, R., & Handayani, D. (2024). Hubungan paritas dan keteraturan kunjungan antenatal care. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(2), 123–130.
Syapitri H, Amila, Aritonang J. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press
Ujung, R. M., & Nainggolan, D. R.. (2022). Hubungan karakteristik ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Siatas Barita. Jurnal Maternitas Kebidanan, 7(1), 8–15.
Universitas Muhammadiyah Parepare. (2024). Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan standar kunjungan K6 antenatal care. Jurnal Manusia dan Kesehatan, X(X), xx–xx.
Wahyuni, S., Pratiwi, N. L., & Susanti, E. (2023). Peran norma budaya terhadap perilaku kunjungan antenatal care ibu hamil. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(2), 78–86.
World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Antenatal care guidelines: Updating recommendations. World Health Organization.
Wulandari, R., & Suryani, E. (2019). Hubungan status pekerjaan ibu dengan kelengkapan kunjungan ANC. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 89–96.
Wulandari, R., Fitriyani, D., & Utami, T. (2018). Faktor usia dan paritas terhadap kunjungan antenatal care. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 23–30.
Yulita, Aisyah, S., Dhamayanti, R. & Wathan, F. M. (2025). Faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care K4 pada ibu hamil di Puskesmas Sungai Keli. Jurnal Mitrasehat, 15(4), 1191–1198.
Zuchro F, Zaman C, Suryanti D, Sartika T, Astuti P. (2022). Analisis Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil. J ’Aisyiyah Med, Vol. 7 No. 1 pp. 102–16
DOI: http://dx.doi.org/10.52365/jm.v12i1.1651
Article Metrics
Abstract view : 12 timesCopyright (c) 2026 Ade Zakiya Tasman Munaf, Yuni Ginarsih, Agustina Mar’atus Sholichah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
| Publisher: Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo Jalan Taman Pendidikan, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Gorontalo, Provinsi Gorontalo Tel. (0435)827182, Fax. (0435)827182 email: jm@poltekkesgorontalo.ac.id | Support By: |



