DETERMINAN PERNIKAHAN USIA MUDA DI KELURAHAN BULIIDE KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO

Sri Sujawaty

Abstract


Pernikahan pada usia remaja dapat menyebabkan periode melahirkan yang dihadapi akan menjadi lebih panjang. Risiko terhadap kehamilan dan persalinan yang dihadapi pun lebih tinggi.Pernikahan usia muda di Kelurahan Buliide meningkat tiap tahunnya. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan pernikahan usia muda dengan memberikan penyuluhan dan pencerahan kepada individu dan keluarga agar pernikahan usia muda yang sering dilakukan dapat dihilangkan.Tujuan penelitianini untuk mengetahui determinan pernikahan usia muda di Kelurahan Buliide Kecamatan Kota barat Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif yaitu determinan pernikahan usia muda di Kelurahan Buliide Kecamatan Kota Barat. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah pasangan yang melakukan pernikahan dibawah usia 16 tahun. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua, yakni dukungan orang tua, lingkungan, dan ekonomi sebagai variabel bebas (independen) pernikahan usia muda sebagai variabel terikat (dependen).Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan conclusion drawing. Pada subjek penelitian didapatkan dukung lingkungan, dan faktor ekonomi mendorong penikahan usia muda.Dukungan orang tua, lingkungan dan faktor ekonomi medorong penikahan usia muda.Masalah yang dialami pasangan usia mudaadanya keegoisan antara pasangan itu sendiri, terjadinya pertengkaran, percekcokan, bentrokan antar suami-istri.

Keywords


Dukungan Orang Tua, Faktor Ekonomi, Lingkungan dan Pernikahan Usia Muda

Full Text:

PDF


Copyright (c) 2018 JOURNAL MIDWIFERY

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.