FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA KOMUNIKASI ORANG TUA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN PADA REMAJA USIA 16-19 THN DI KELURAHAN TAMALATE KECAMATAN KOTA TIMUR

Bun Yamin Badjuka

Abstract


Dari berbagai data menunjukkan bahwa semakin meningkatnya angka pernikahan di usia muda serta kehamilan pada usia remaja. Melalui komunikasi, orang tua menjadi sumber informasi dan pendidik utama tentang kesehatan reproduksi. Namun dalam hal komunikasi sering dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, pengetahuan, norma budaya, kondisi keharmonisan keluarga (Uripni 2003).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan, norma budaya, kondisi keharmonisan keluarga, dengan komunikasi orang tua. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi seluruh orang tua yang mempunyai remaja usia 16-19 tahun sebanyak 298 orang, dengan sampel sebanyak 141 orang. Yang diperoleh secara Proportional stratified random sampling. Kemudian data diolah dengan SPSS menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Dan untuk mengetahui hubungan variabel independen terhadap variabel dependen dihitung dengan uji “Phi” (φ).Hasil penelitian dan kesimpulan berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan komunikasi orang tua (p = 0,042) dan nilai uji Phi (0,171), ada hubungan yang signifikan antara norma budaya dengan komunikasi orang tua (p = 0,020) dan nilai uji Phi (0,196), ada hubungan yang signifikan antara kondisi keharmonisan keluarga dengan komunikasi orang tua (p = 0,017) dan nilai uji Phi (0,202).

Full Text:

PDF


Copyright (c) 2018 JOURNAL MIDWIFERY

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.