HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KOTA GORONTALO TAHUN 2012

Bun Yamin M Badjuka

Abstract


Salah satu tujuan akhir kehamilan adalah melahirkan bayi dengan berat badan normal. Apabila bayi dilahirkan dengan berat badan yang rendah maka berbagai masalah akan dialami selama kehidupannya bahkan dapat menyebabkan kematian.Data Dinas Kesehatan Kota Gorontalo menunjukkan pada bulan Juli sampai dengan bulan Desember, dari 1394 bayi baru lahir, 39 bayi (2,86%) diantaranya mengalami kelahiran dengan berat rendah (Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian bayi berat lahir rendah di Kota Gorontalo tahun 2012. Observasional Analytic dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh kelahiran pada bulan Februari sampai dengan Maret tahun 2012 di Kota Gorontalo yang berjumlah 1394 bayi, populasi diambil dengan metode simple random yang berjumlah 87 orang (d=0,10). Variabel bebas yaitu Paparan asap rokok dan variabel terikat adalah kejadian bayi berat lahir rendah. Hasil penelitian yaitu X2 tabel, α; 0,10 =9,210 dan X2hitung =23,308;ρvalue 0,000 (ρ value <α 0,10); Koefisien phi= 0,518; berarti X2hitung lebih besar dari X2 tabel. Kesimpulan ada hubungan dengan tingkat signifikan kuat antara paparan asap rokok dengan kejadian bayi berat lahir rendah di Kota Gorontalo tahun 2012

Keywords


Paparan Asap Rokok, Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.52365/jm.v1i1.144

Article Metrics

Abstract view : 94 times
PDF - 1 times

Copyright (c) 2018 JOURNAL MIDWIFERY

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Publisher:
Jurusan Kebidanan
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo
Jalan Taman Pendidikan, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Tel. (0435)827182, Fax. (0435)827182
email: jm@poltekkesgorontalo.ac.id
Support By: